Perjalanan sosial tersebut berlanjut ke kawasan simpang Jalan Karantina dan Pulo Brayan, Kota Medan. Sejumlah penarik becak dayung yang ditemui serta tim penerima bantuan beras.
Di antara penerima bantuan terdapat Marullah, Janto Harianja, Buyung, dan Madun Siregar. Mereka merupakan pekerja yang menggantungkan penghasilan dari jasa becak dayung di tengah semakin ketatnya persaingan dengan becak bermesin.
Penyaluran bantuan kepada para penarik becak tersebut dilakukan oleh Tim Jurnalis KSJ yang terdiri atas Gus Leo, Abdullah, dan Boim.
Buyung mengaku bantuan tersebut sangat berarti karena hingga siang hari dirinya belum mendapatkan penumpang.
” Alhamdulillah Terimakasih ya.. Pak, semoga keluarga pak Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis senantiasa ditambahkan rezekinya dan selalu dalam lindungan Allah SWT” , ungkap Pak Buyung penarik becak dayung saat menerima sedekah beras dari KSJ yang kala itu ia mengaku hingga siang ini belum ada mendapatkan penumpang becak dayungnya ditengah banyaknya persaingan becak mesin.
Tak berhenti di kalangan pekerja laki-laki, tim juga menyambangi seorang ibu bersama anaknya yang berjualan balon di kawasan Jalan Krakatau, Medan.






