MEDAN, kedannews.co.id – Kepanikan melanda warga di Jalan Datuk Kabuh Pasar III, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (25/7/2026), setelah sebuah ruko yang difungsikan sebagai pangkalan gas terbakar sekitar pukul 13.20 WIB. Kebakaran yang disertai beberapa kali ledakan itu membuat masyarakat berhamburan keluar rumah demi menyelamatkan diri.
Bangunan yang terbakar berada di samping TK Plus An Namiroh, hanya dipisahkan oleh sebuah gang kecil dan berjarak sekitar 100 meter dari Simpang Datuk Kabuh. Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi sehingga menarik perhatian warga sekitar maupun pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Di tengah kepanikan, banyak warga mengabadikan detik-detik kebakaran menggunakan telepon seluler. Sementara itu, sebagian warga lainnya memilih menjauh dari lokasi karena khawatir ledakan kembali terjadi mengingat bangunan tersebut merupakan pangkalan penyimpanan tabung gas.
Suasana semakin mencekam ketika beberapa kali suara ledakan terdengar dari dalam bangunan. Menurut informasi yang diperoleh di lokasi, sejumlah anak remaja yang berasal dari ruko tersebut tampak menangis histeris menyaksikan kobaran api melahap bangunan.
Seorang warga yang tinggal hanya berjarak satu rumah dari lokasi kejadian, Pak Girsang, menuturkan dirinya baru menyadari adanya kebakaran setelah mendengar teriakan warga.
“Saya di dalam rumah, ada terdengar suara ‘kebakaran… kebakaran…’, langsung saya keluar. Pangkalan gas itu muncul api lalu meledak-ledak gitu,” ungkap Pak Girsang.
Sementara itu, warga lainnya mengisahkan bahwa masyarakat sekitar langsung berinisiatif menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan begitu mengetahui api terus membesar. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api menjalar ke rumah-rumah warga di kawasan permukiman yang cukup padat.
Tidak lama berselang, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas kemudian berjibaku memadamkan api di tengah kondisi yang cukup berbahaya akibat beberapa kali ledakan dari dalam bangunan. Setelah bekerja keras, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, pemilik ruko yang merupakan seorang ibu dilaporkan mengalami luka bakar ringan berupa memar pada beberapa bagian tubuh. Saat berada di lokasi, celana yang dikenakannya juga tampak mengalami bekas terbakar akibat insiden tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan proses pendinginan sekaligus pendataan di lokasi kebakaran. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian material masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.